7 pasal- Pasal penghinaan terhadap orang lain

Di Indonesia, tindakan penghinaan terhadap orang lain diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal yang mengatur tentang penghinaan adalah Pasal 310 hingga Pasal 315 KUHP. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai beberapa pasal terkait penghinaan:

pasal- Pasal penghinaan terhadap orang lain

  1. Pasal 310 KUHP: Penghinaan

Pasal ini menyatakan bahwa seseorang yang dengan sengaja menyatakan perbuatan atau hal yang dapat menimbulkan rasa kebencian atau penghinaan terhadap orang lain, baik lisan, tulisan, maupun gambar, dapat dihukum dengan pidana penjara atau denda.

cara bunyi pasalnya di sini pasal 310 kuhp

  1. Pasal 311 KUHP: Fitnah

Pasal ini mengatur tentang penyebaran berita bohong atau fitnah yang dapat merugikan nama baik seseorang. Tindakan fitnah dapat dikenakan pidana penjara atau denda.

Bunyi pasal 311 KUHP

  1. Pasal 312 KUHP: Penistaan

Pasal ini mengatur tentang tindakan yang menista atau melecehkan agama yang dianut di Indonesia. Pelanggaran terhadap Pasal 312 dapat dikenakan pidana penjara atau denda.

Bunyi pasal 312 kuhp

  1. Pasal 313 KUHP: Menyinggung Kehormatan Presiden atau Wakil Presiden

Pasal ini mengatur tentang tindakan yang menyudutkan atau merendahkan kehormatan Presiden atau Wakil Presiden. Pelanggaran terhadap Pasal 313 dapat dikenakan pidana penjara atau denda.

  1. Pasal 314 KUHP: Pencemaran Nama Baik

Pasal ini mengatur tentang tindakan yang merusak nama baik seseorang dengan menyebarkan kabar burung atau informasi yang menimbulkan rasa curiga atau tidak baik terhadap orang tersebut. Tindakan pencemaran nama baik dapat dihukum dengan pidana penjara atau denda.

Bunyi pasal 314 KUHP

  1. Pasal 315 KUHP: Penodaan

Pasal ini mengatur tentang tindakan penistaan atau penghinaan terhadap sesuatu yang dianggap suci menurut keyakinan agama di Indonesia. Tindakan penodaan dapat dihukum dengan pidana penjara atau denda.

Bunyi pasal 315 KUHP

Penting untuk diingat bahwa hukum penghinaan dapat bervariasi tergantung kronogi. Jika Anda terlibat dalam kasus penghinaan atau menjadi korban tindakan penghinaan, sebaiknya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang dan berkonsultasi dengan pengacara yang berpengalaman untuk mendapatkan nasihat hukum yang tepat.