pemalsuan dokumen merukan Setiap Penduduk yang dengan sengaja memalsukan surat dan/atau dokumen kepada Instansi Pelaksana dalam melaporkan Peristiwa Kependudukan.

pasal pemalsuan dokumen untuk kasus pemalsuan sendiri sudah di atur pada 264 KUHP yaitu yang berbunyi :

(1) Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun, jika dilakukan terhadap: akta-akta otentik; surat hutang atau sertifikat hutang dari sesuatu negara atau bagiannya ataupun dari suatu lembaga umum; surat sero atau hutang atau sertifikat sero atau hutang dari suatu perkumpulan, yayasan, perseroan atau maskapai: talon, tanda bukti dividen atau bunga dari salah satu surat yang diterangkan dalam 2 dan 3, atau tanda bukti yang dikeluarkan sebagai pengganti surat-surat itu; surat kredit atau surat dagang yang diperuntukkan untuk diedarkan.

(2) Diancam dengan pidana yang sama barang siapa dengan sengaja memakai surat tersebut dalam ayat pertama, yang isinya tidak sejati atau yang dipalsukan seolah-olah benar dan tidak dipalsu, jika pemalsuan surat itu dapat menimbulkan kerugian.

baca juga : Pasal 264 KUHP - Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

konsultasi hukum Hukum kami membuka layanan penangan kasus hukum dan layanan konsultasi hukum online yang anda hadapi, untuk anda yang ingin menggunakan layanan kami bisa hubungi langsung memalalui nomor atau whastapp yang tersedia di situs ini.